JMSI Sumenep Bahas Pro dan Kontra Pilkada Melalui DPRD

Redaksi Nolesa

Rabu, 21 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JMSI Kabupaten Sumenep menggelar Diskusi Publik, Rabu, 21/1/2026 (Foto: Ist)

JMSI Kabupaten Sumenep menggelar Diskusi Publik, Rabu, 21/1/2026 (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menggelar Diskusi Publik, Rabu, 21 Januari 2026.

Diskusi publik yang digelar di Hotel Kaberaz ini mengangkat tema “Pilkada Lewat DPRD: Solusi atau Kemunduran Demokrasi”.

Kegiatan yang dimulai pukul 09.30 WIB tersebut menghadirkan sejumlah narasumber dari berbagai fraksi di DPRD Kabupaten Sumenep serta pengamat politik dan kebijakan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan ini menjadi ruang dialog terbuka untuk membedah wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD dari berbagai sudut pandang.

Hadir sebagai narasumber antara lain H. Hosnan, S.IP., M.AP (Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep), Akhmadi Yasid, S.H (Fraksi PKB DPRD Sumenep), Moh. Fendi, S.E (Fraksi Demokrat DPRD Sumenep), Dr. H. M. Asy’ari Muthhar, M.Fil.I (Fraksi PPP DPRD Sumenep), Ahmad Juhairi, S.IP., M.Phil (Fraksi NasDem DPRD Sumenep), serta Holik (Fraksi Gerindra–PKS DPRD Sumenep).

Baca Juga :  Dalam Sehari Bupati Sumenep Terima Dua Penghargaan

Selain itu, diskusi juga menghadirkan Dr. Wilda Rasail, M.A selaku pengamat politik dan kebijakan publik yang memberikan pandangan akademis terkait implikasi demokrasi dari wacana Pilkada melalui DPRD. Acara dipandu oleh moderator Wildan Mukhlisah Sy.

Ketua JMSI Sumenep, Supanji, dalam sambutannya menyampaikan bahwa diskusi publik ini merupakan bagian dari komitmen JMSI untuk menghadirkan ruang literasi demokrasi yang sehat dan mencerdaskan masyarakat.

Baca Juga :  Gus Yahya: PKB Sekalipun, Tak Boleh Mengkooptasi NU sebagai Alat Politik

“JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber memiliki tanggung jawab moral untuk menghadirkan diskursus publik yang objektif, berimbang, dan berbasis kepentingan rakyat. Isu Pilkada lewat DPRD ini menyentuh langsung hak politik masyarakat, sehingga penting untuk dibahas secara terbuka,” ujar Supanji.

Ia menegaskan bahwa diskusi tersebut tidak dimaksudkan untuk menggiring opini tertentu, melainkan membuka ruang pertukaran gagasan agar publik mendapatkan pemahaman yang utuh.

“Kami berharap masyarakat dapat menilai secara kritis, apakah wacana ini menjadi solusi tata kelola demokrasi atau justru berpotensi menjadi kemunduran. Media harus berdiri di tengah, memberi ruang bagi semua pandangan,” tegasnya.

Baca Juga :  Perang Ketua! 3 Politisi Senior Berebut Tiket Pilkada Sumenep 2024 dari PKB

Diskusi berlangsung dinamis dengan berbagai pandangan yang mengemuka, baik yang mendukung maupun yang mengkritisi wacana Pilkada melalui DPRD. Para narasumber sepakat bahwa partisipasi publik dan prinsip demokrasi harus tetap menjadi pijakan utama dalam setiap kebijakan politik.

Melalui kegiatan ini, JMSI Sumenep berharap diskusi publik dapat menjadi sarana edukasi politik yang konstruktif serta memperkuat peran media dalam menjaga demokrasi yang sehat dan berintegritas. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB