Final! Tak Butuh Tafsir Lagi, Lagu Mencintai Tanpa Dicintai Sebatas Promosi Wisata

Redaksi Nolesa

Minggu, 7 Agustus 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Semenjak diupload youtube, lagu Mencintai Tanpa Dicintai Karya Achmad Fauzi Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur sempat menyita perhatian publik.

Pasalnya kehadiran lagu karya perdana Achmad Fauzi Bupati Sumenep tersebut tidak hanya diputar dan ditonton di channel youtube, lebih dari itu sempat mengundang beragam tafsir dari berbagai identitas masyarakat.

Ditengah perbincangan tagsir, kritik dan pujian, lagu ‘Mencintai Tanpa Dicintai’ secara resmi dilaunching, Sabtu, 6 Agustus 2022, malam.

Lagu tersebut dilaunching dalam acara Panggung Kreasi yang dilaksanakan setiap Sabtu malam di Taman Adipura atau Taman Bunga.

Pada kesempatan itu, Bupati Achmad Fauzi pencipta lagu tersebut menjelaskan, lagu itu diciptakan sebagai strategi promosi wisata.

“Saya menciptakan lagu untuk memperkenalkan wisata Kabupaten Sumenep yang tidak kalah dengan wisata daerah lainnya,” jelas Bupati Fauzi.

Dengan lagu yang diciptakan itu Ketua DPC PDIP ingin memasarkan potensi wisata yang ada di Kabupaten Sumenep lewat video klipnya.

Baca Juga :  Refleksi HPN 2023, Ketua DPRD Sumenep Mengajak Insan Pers Menjunjung Tinggi KEJ

Sehingga, selain mendengar musik masyarakat juga menyaksikan video klip yang menampilkan berbagai destinasi wisata.

“Objek wisata dimunculkan di video klip itu, merupakan cara baru dalam memasarkannya ke luar daerah, sehingga menarik masyarakat bekunjung ke Kabupaten Sumenep,” ungkap suami Nia Kurnia.

Selain sebagai alat promosi wisata, Bupati Fauzi menegaskan lagu ciptaannya itu sebagai pemicu semangat generasi muda, agar selalu berinovasi dan berkreasi dengan melahirkan karya nyata, baik itu seni budaya maupun lainnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Ingatkan Pemkab Siaga Kekeringan, Dampak dan Penanganannya

“Saya sebelum meminta generasi muda berkreasi harus menciptakan karya terlebih dahulu, sebagai bukti bahwa Bupati tidak hanya sebatas menyuruh saja. Sehingga dengan lagu itu memantik semangat generasi muda menelorkan karyanya di bidang apapun,” katanya.(*)


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB