BPRS Bhakti Sumekar Siap Fasilitasi Modal Petani Rumput Laut

Redaksi Nolesa

Jumat, 26 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BPRS Bhakti Sumekar Siap Fasilitasi Modal Petani Rumput Laut (foto: ist)

BPRS Bhakti Sumekar Siap Fasilitasi Modal Petani Rumput Laut (foto: ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Petani rumput laut di Kabupaten Sumenep, Jawa Timur, mendapatkan angin segar dalam meningkatkan kesejahteraannya.

Sebab, BPRS Bhakti Sumekar menyatakan membuka peluang untuk memfasilitasi permodalan guna mendukung geliat ekomoni pesisir.

Hal itu disampaikan Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, saat diwawancara, pada Jumat, 26 September 2025.

“Jadi gini, kan rumput laut itu ada dua, petaninya sama pedagangnya. Kalau petani, biasanya kami minta registrasi dulu ke dinas terkait bahwa dia benar-benar petani dan memiliki lokasi. Sementara yang selama ini lebih banyak kami biayai justru pengepul, rata-rata di Sumenep,” ujar Dirut Fajar.

Dirit Fajar mengingatkan, pihaknya pernah menyalurkan pembiayaan melalui program kredit penguatan modal di bawah Dinas Perikanan setempat pada 2002.

Baca Juga :  Sesuai Masukan Komisi IV DPRD Sumenep, Puskesmas Lenteng Siap Tingkatkan Pelayanan

Menurutnya, peluang menghidupkan kembali program serupa sangat terbuka.

“Kalau kita kan di sisi permodalan. Yang penting ada potensi pasar, lalu dinas sudah bisa memetakan wilayah mana yang produktif. Insyaallah kalau ada sinergisitas, BPRS siap ikut dalam pengembangan usaha tersebut,” tegasnya.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Tetapkan 31 Raperda dalam Propemperda 2026

Suami drg. Ellya Fardasah ini menambahkan, pembiayaan akan lebih kokoh jika dilakukan berbasis kelompok atau klaster binaan dinas, meski perorangan tetap memungkinkan.

“Kalau perorangan bisa saja, tapi akan lebih kuat kalau dalam kelompok. Yang penting ada akses pasar yang jelas, nanti BPRS bisa memfasilitasi permodalannya,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Terinspirasi dari Gus Miek, Gus Thuba Dirikan ”Yakuza Manages”
Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal
Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun
Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis
KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak
KNPI Sumenep Dilantik, Komitmen Jadikan Rumah Perjuangan Pemuda
KPK Rilis LHKPN Terbaru Presiden Prabowo, Total Kekayaan Capai Rp 2,06 Triliun
Digugat ke PN Jakpus, Juri dan MC LCC Empat Pilar MPR RI Diminta Minta Maaf

Berita Terkait

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:57 WIB

Terinspirasi dari Gus Miek, Gus Thuba Dirikan ”Yakuza Manages”

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:45 WIB

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:48 WIB

Ketum Perempuan Bangsa Minta Pelaku Kekerasan Seksual di Pati Tak Diberi Ampun

Kamis, 14 Mei 2026 - 02:28 WIB

Novita Hardini Konsisten Hadirkan Layanan Kesehatan Mata Gratis

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Berita Terbaru

Nasional

Dituntut 18 Tahun Penjara, Nadiem: Saya Tidak Menyesal

Kamis, 14 Mei 2026 - 09:45 WIB

KOPRI PC PMII Sumenep menggelar Sosialisasi Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan dan Anak di MA Raudlah Najiyah, Lengkong (Foto: Istimewa)

Daerah

KOPRI Sumenep Kampanyekan Perlindungan Perempuan dan Anak

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:59 WIB