Antisipasi Sebelum Badai, Stok Obat-obatan di Masalembu Aman

Redaksi Nolesa

Minggu, 5 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Dari semua rangkaian cerita Badai Masalembu, Sumenep, Madura, Jawa Timur, ada satu yang terlupakan yakni soal ketersediaan obat-obatan.

Padahal obat-obatan tak kalah pentingnya dengan bahan makanan pokok yang langka karena peristiwa Badai di Pulau Masalembu itu.

Kepala Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Sumenep Agus Mulyono menuturkan bahwa selama cuaca ekstrem di Pulau Masalembu stok obat-obatan di Puskesmas setempat tetap tersedia. Alias aman.

Hal itu, kata Kadis yang akrab disapa Agus, jauh sebelumnya jatah obat-obatan bulanan dikirim lebih awal. Itu dilakukan memang untuk mengantisipasi makala terjadi cuaca ekstrem.

“Kita sudah siaga sebelum badai, karena sebelumnya Bapak Bupati Achmad Fauzi pernah mengingatkan akan cuaca ekstrem yang biasanya terjadi antara Januari dan Februari,” kata Kadis Agus, ketika dihubungi via telepon, Minggu, 5 Maret 2023.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 36

Namun demikian, Kadis Agus mengaku selalu memonitor pihak Puskesmas Masalembu untuk terus siaga mengatasi situasi selama badai. Terutama ketersediaan obat-obatan.

Kepala Puskesmas Masalembu menunjukkan stok obat-obatan yang ada di sana

“Rencana kemarin kita juga mau ngirim obat-obatan, berhubung stok yang ada di sana masih aman, akhirnya kita urungkan,” ujarnya.

Baca Juga :  PAD Naik dalam Perubahan APBD 2025, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep Berikan Apresiasi

Selain itu, pihak selalu mengimbau agar pelayanan kesehatan terus dimaksimalkan. Termasuk ketika ada kejadian seperti badai atau cuaca ekstrem.

“Kita komitmen untuk melayani masyarakat, terutama ketika ada kejadian semacam itu,” tegasnya mengakhiri pembicaraan.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB