Bukti Kepedulian Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo kepada Guru Ngaji, Tahun ini Bantuan Kembali Diberikan

Redaksi Nolesa

Jumat, 15 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Kepedulian Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur Haji Achmad Fauzi Wongsojudo terhadap guru ngaji cukup tinggi. Terbukti setiap tahun bantuan guru ngaji terus dianggarkan.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Kamaluddin mengatakan bahwa Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo sangat peduli kepada guru ngaji.

Baca Juga :  Nyatakan Perang Berantas Korupsi

“Setiap tahun pasti dianggarkan karena bapak bupati memiliki komitmen agar semua guru ngaji di Kabupaten Sumenep bisa kebagian,” kata Kabag Kamil, Jumat 15 Desember 2023.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenai nominal bantuan, lanjut Kabag Kamil, setiap guru ngaji akan diberi bantuan yang sama, yakni setiap guru ngaji senilai Rp 1.200.000.

Baca Juga :  Ketua DPRD Sumenep Ingatkan Sejumlah OPD Tetap Maksimal Kerja Selama Ramadhan

“Berhubung jumlah guru ngaji cukup banyak, maka bertahap, setiap tahun penerimanya pasti berbeda karena targetnya adalah pemerataan,” terang dia.

Tahun 2023, ungkap Kabag Kamil, Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo menganggarkan bantuan untuk guru ngaji senilai Rp 1,2 milliar. Dengan jumlah penerima sebanyak 1.019 orang guru ngaji.

Baca Juga :  Program Khusus Ramadan 1444 Hijriah, Salah Satunya BPRS Bhakti Sumekar Bagikan Voucher Diskon Takjil

“Semua itu merupakan bukti komitmen beliau kepada para guru ngaji yang sudah dengan ikhlas mengayomi masyarakat dan mengenalkan anak-anak kepada al-Qur’an,” tandasnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB