4 Hari Gelar Pameran Barang Antik, Cara Bupati Ji Fauzi Gugah Generasi Muda Cintai Warisan Leluhur

Redaksi Nolesa

Kamis, 24 Agustus 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Melalui Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata, Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur menggelar pameran barang antik.

Pameran barang antik tersebut digelar di Pendopo Agung Keraton Sumenep, Kamis 24 Agustus 2023. Kegiatan ini tema “Indonesia Pusaka Dalam Menjaga Kemerdekaan”.

Acara tersebut berlangsung meriah, pasalnya pameran dihadiri dari berbagai kalangan, mulai dari paguyuban pecinta keris, batu akik, bonsai, museum dan ukir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pada saat membuka pameran, Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo menjelaskan, pameran tersebut sebagai upaya Pemkab Sumenep untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan tradisi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Sambut Kedatangan Jemaah Haji Kloter 36
Bupati Sumenep Haji Achmad Fauzi Wongsojudo melihat barang-barang antik peserta pameran

“Khususnya generasi muda supaya menjaga dan melestarikan warisan leluhur,” jelas Bupati Haji Achmad Fauzi Wongsojudo, ketika sambutan.

Bupati Sumenep yang akrab disapa Ji Fauzi itu juga mengungkapkan, pameran itu digelar karena didasari keinginan untuk membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa benda-benda warisan masa lalu memiliki nilai sejarah luar biasa. Dan harus dijaga bersama-sama.

“Karenanya harus tetap lestari sepanjang waktu, khususnya kepada generasi muda,” tegas suami Hj. Nia Kurnia.

Karenanya, dalam pelaksanaannya, Ji Fauzi meminta kepada pelaksana agar melibatkan siswa-siswi mulai dari jenjang SD sampai SMA, juga mahasiswa.

Baca Juga :  Bupati Bangkalan Jadi Peserta ICI 2025

“Pelajar dilibatkan di kegiatan ini guna memberi pemahaman tentang seni dan prosesnya, seperti pembuatan keris, batu akik, perus, bonsai hingga seni ukir, sehingga mereka memahami dan mencintai yang pada akhirnya menjaga dan melestarikannya,” papar politisi muda PDI Perjuangan itu.

Bupati mengatakan, pemerintah daerah mengapresiasi kepada semua paguyuban yang terlibat dalam kegiatan ini, karena bukan sekedar kontes dan pameran saja, melainkan sebagai media edukasi bagi generasi muda.

“Melalui acara ini bisa mempererat hubungan di antara para pecinta keris, akik, pirus, yaman, bonsai, dan ukir, sekaligus menginspirasi masyarakat khususnya generasi muda untuk aktif melestarikan budaya dan seni di daerah,” paparnya mengapresiasi.

Baca Juga :  Jumlah Pengunjung Kian Bertambah, RSUD Sumenep Perlu Penambahan Lahan Parkir

Menambahkan, Kepala Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Mohammad Iksan menjelaskan, kontes dan pameran tersebut bakal digelar selama 4 hari, terhitung sejak Kamis-Minggu, 24-27 Agustus 2023.

“Pameran ini diikuti oleh beragam paguyuban dan komunitas termasuk pameran museum, diikuti oleh Keraton Kabupaten Sumenep, Museum Mandilaras dari Pamekasan dan Museum Cakraningrat dari Kabupaten Bangkalan,” papar Kadis Iksan diakhir paparannya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB