Ketua DPRD KH. Abdul Hamid Ali Munir Dukung Ikhtiar Pemkab Sumenep Mencegah Korupsi Berbasis Keluarga

Redaksi Nolesa

Jumat, 14 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com – Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur mengadakan sosialisasi pencegahan korupsi, di Islamic Center Batuan, Jumat 14 Juli 2023.

Acara tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama pesertanya adalah Bupati dan Wakil Bupati Sumenep, Ketua juga Wakil Ketua DPRD Sumenep, dan Sekretaris Daerah, Asisten Sekda, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga :  PDIP Jatim Dorong Tambahan Modal Jamkrida untuk UMKM

Sesi kedua, peserta sosialisasi pencegahan korupsi di Kabupaten Sumenep yakni Pimpinan OPD bersama istri, Camat beserta istri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sosialisasi ini menghadirkan Deputi Koordinasi, Supervisi dan Pencegahan (Korsupgah) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI, Septian Adi Nugroho, Septa Adi Wibawa dan Budayawan KH. D. Zawawi Imron.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumenep KH. Abdul Hamid Ali Munir mengaku mendukung dengan langkah Pemkab Sumenep dalam mencegah korupsi di Bumi Sumekar.

Baca Juga :  Jelang Idul Fitri, Dewan Desak Dinas Atasi Antrean Panjang di Dermaga Kalianget-Talango

“Korupsi sangat merugikan rakyat, karena itu harus ada komitmen untuk mencegahnya,” kata Kiai Hamid usai sosialisasi.

Ikhtiar pencegahannya tidak harus selalu dari sistem di tempatnya bekerja. Melainkan juga harus dimulai dari lingkungan keluarga. Karena terkadang suasana yang tidak mendukung justru mendorong seseorang untuk melakukan korupsi.

Baca Juga :  Virzannida Komitmen Perjuangan Hak-hak Perempuan di Parlemen

“Dengan melibatkan keluarga atau istri dalam sosialisasi pencegahan korupsi sudah sangat tepat dan efektif,” ujar anggota Fraksi PKB ini.

“Karena itu kami sangat mendukung segala bentuk ikhtiar Pemkab Sumenep dalam melakukan pencegahan korupsi,” imbuhnya.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB