SUMENEP, NOLESA.COM – Peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) setiap 27 Oktober menjadi momentum untuk merefleksikan pentingnya energi listrik dalam mendukung kehidupan masyarakat, menggerakkan perekonomian, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Bupati Sumenep, Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo, mengatakan listrik saat ini telah menjadi kebutuhan mendasar yang berpengaruh terhadap berbagai sektor, mulai dari pendidikan, kesehatan, usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga pengembangan potensi ekonomi daerah.
Menurutnya, peringatan HLN tidak sekadar menjadi agenda tahunan, tetapi juga pengingat bahwa ketersediaan listrik yang andal dan merata perlu terus menjadi perhatian bersama.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Listrik memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas masyarakat. Karena itu, momentum Hari Listrik Nasional hendaknya menjadi pengingat untuk terus mendorong pemerataan akses energi agar manfaatnya dapat dirasakan seluruh masyarakat,” ujarnya.
Bupati Fauzi menilai, keberadaan listrik memberikan peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan produktivitas dan mengembangkan usaha. Bagi pelaku UMKM, misalnya, pasokan listrik yang stabil dapat mendukung proses produksi, pemasaran digital, hingga pengembangan usaha yang lebih kompetitif.
Di bidang pendidikan dan kesehatan, ketersediaan listrik juga menjadi faktor penting dalam menunjang kegiatan belajar mengajar, pemanfaatan teknologi, serta operasional fasilitas pelayanan kesehatan.
Karena itu, ia berharap pengembangan infrastruktur kelistrikan terus memperhatikan kebutuhan masyarakat, termasuk warga yang tinggal di wilayah kepulauan dan daerah yang membutuhkan peningkatan layanan energi.
Bupati Fauzi juga mengajak masyarakat untuk menggunakan listrik secara bijak, efisien, dan sesuai kebutuhan. Kesadaran menghemat energi dinilai penting untuk mendukung pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan sekaligus membangun kebiasaan hidup yang lebih peduli terhadap lingkungan.
Menurutnya, pembangunan sektor kelistrikan membutuhkan sinergi pemerintah, penyedia layanan listrik, dunia usaha, dan masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Melalui peringatan Hari Listrik Nasional, Bupati Fauzi berharap listrik tidak hanya dipandang sebagai sumber penerangan, tetapi juga sebagai salah satu penopang pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Harapannya, ketersediaan listrik yang andal dan merata dapat terus mendukung kemajuan daerah, membuka peluang ekonomi, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat Sumenep,” pungkasnya. (yon/ra)






