BANGKALAN, NOLESA.COM – Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Lukman Hakim meninjau pompa air PDAM yang berada di Desa Langkap, Kecamatan Tragah, Sabtu kemarin, 3 Oktober 2026.
Peninjauan tersebut dilakukan di sela aktivitas bersepeda sekaligus untuk melihat langsung kondisi pelayanan dasar masyarakat, khususnya terkait ketersediaan air bersih.
Dalam kunjungan itu, Bupati Lukman mengecek kondisi sarana dan prasarana pompa PDAM. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan fasilitas pelayanan air bersih dapat berfungsi secara optimal dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kita ingin melihat langsung kondisi di lapangan. Dengan turun langsung, kita bisa mengetahui apa yang menjadi kebutuhan dan kendala yang ada, sehingga dapat menjadi bahan untuk menentukan langkah tindak lanjut,” ujar Bupati Lukman.
Menurutnya, peninjauan langsung diperlukan agar pembangunan dan pelayanan publik tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi juga sesuai dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat.
Selain meninjau pompa PDAM, Bupati Bangkalan yang juga Ketua DPC PDIP Bangkalan itu bersilaturahmi dan berdialog dengan para kepala desa se-Kecamatan Tragah. Dalam pertemuan tersebut, ia mendengarkan berbagai kondisi, kebutuhan, serta aspirasi yang berkembang di tingkat desa.
Bupati Lukman mengatakan, pemerintah daerah dan pemerintah desa memiliki peran yang saling berkaitan dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antara kedua pihak perlu terus diperkuat.
“Kita ingin komunikasi dengan pemerintah desa terus terbangun. Kepala desa adalah pihak yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, sehingga masukan dari desa penting untuk menjadi bahan dalam mengambil kebijakan,” katanya.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Bangkalan memperkuat pelayanan publik, terutama dalam pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.
Pemkab Bangkalan berkomitmen meningkatkan sinergi antara pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat agar berbagai persoalan di lapangan dapat ditindaklanjuti dan pembangunan berjalan lebih tepat sasaran. (rbt/yn)






