Bappeda Sumenep Dorong Pembangunan Kepulauan Lebih Terintegrasi

Redaksi Nolesa

Minggu, 13 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bappeda Sumenep Dorong Perencanaan Pembangunan yang Responsif dan Berkeadilan

Bappeda Sumenep Dorong Perencanaan Pembangunan yang Responsif dan Berkeadilan

SUMENEP, NOLESA.COM – Pembangunan Kabupaten Sumenep membutuhkan pendekatan yang disesuaikan dengan karakter geografis wilayahnya. Sebagai daerah yang terdiri atas kawasan daratan dan kepulauan, pemerataan pembangunan menjadi tantangan tersendiri, terutama dalam penyediaan infrastruktur dasar dan penguatan konektivitas antarpulau.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, mengatakan pembangunan wilayah kepulauan harus menjadi bagian penting dalam setiap proses perencanaan pembangunan daerah.

Menurutnya, tantangan di wilayah kepulauan tidak semata-mata disebabkan oleh jarak geografis. Kondisi tersebut juga berpengaruh terhadap akses masyarakat terhadap berbagai layanan dasar, seperti kesehatan, pendidikan, air bersih, dan transportasi.

“Sumenep secara geografis terdiri dari wilayah daratan dan kepulauan. Tentu saja membutuhkan perhatian terutama untuk wilayah kepulauan,” kata Kaban Arif.

Konektivitas Antarpulau Perlu Diperkuat

Arif menjelaskan, konektivitas menjadi salah satu aspek yang perlu terus diperkuat untuk mendukung pemerataan pembangunan. Akses transportasi laut, jaringan jalan di kawasan kepulauan, hingga konektivitas udara perlu dikembangkan secara terintegrasi.

Penguatan konektivitas dinilai penting bukan hanya untuk memudahkan mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlancar distribusi barang dan mendukung aktivitas ekonomi di wilayah kepulauan.

Karena itu, Bappeda juga mendorong dukungan pemerintah provinsi dan pemerintah pusat dalam mempercepat pembangunan infrastruktur strategis di kawasan kepulauan.

Baca Juga :  Dukung Kreativitas Siswa, BPRS Bhakti Sumekar Bukukan Karya Hasil Lomba

Beberapa agenda yang menjadi perhatian antara lain reaktivasi airstrip Masalembu serta percepatan pembangunan Bandara Kangean atau Bandara Arjasa.

Air Bersih dan Potensi Ekonomi Jadi Perhatian

Selain konektivitas, persoalan ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian dalam pembangunan wilayah kepulauan. Kondisi geografis sejumlah pulau yang didominasi air asin membuat masyarakat menghadapi keterbatasan sumber air, terutama ketika memasuki musim kemarau.

Menurut Arif, pembangunan wilayah kepulauan harus dilakukan secara menyeluruh. Pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada penyediaan infrastruktur fisik, tetapi juga harus membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan potensi ekonomi lokal.

Baca Juga :  Kapolres Sumenep Edo Satya Kentriko Digeser, Mulai Hari ini Penggantinya Bertugas

Potensi sektor kelautan dan perikanan, pertanian, serta pengembangan ekonomi biru dinilai dapat menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru apabila ditopang infrastruktur dan konektivitas yang memadai.

“Pemerintah daerah terus berkomitmen mendukung pembangunan berkelanjutan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di wilayah kepulauan,” ujarnya.

Arif menegaskan, pengembangan wilayah kepulauan harus ditempatkan dalam kerangka pembangunan daerah secara keseluruhan. Dengan dukungan infrastruktur, konektivitas, serta pengembangan ekonomi yang sesuai dengan potensi lokal, masyarakat kepulauan diharapkan dapat memperoleh akses pembangunan yang semakin merata.

“Pembangunan kepulauan diharapkan tidak lagi ditempatkan sebagai pelengkap, tetapi menjadi bagian integral dari strategi pembangunan Kabupaten Sumenep,” tandasnya. (yon/ra)

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I
Bappeda Sumenep Dorong Masyarakat Ikut Menjaga Hasil Pembangunan
Bappeda Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Data
BM PAN Periode 2026–2031 Gelar Meet and Greet, Teguhkan Soliditas dan Satu Komando
Bappeda Sumenep Dorong Hilirisasi Garam untuk Tingkatkan Nilai Tambah Ekonomi

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Rabu, 16 September 2026 - 16:11 WIB

Tekan Persoalan Sampah, KKN Posko 43 Bangun Rocket Stove di PP Mis Annibros I

Rabu, 16 September 2026 - 11:21 WIB

Bappeda Sumenep Dorong Tata Kelola Pemerintahan Berbasis Data

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Psychological Safety

Rabu, 16 Sep 2026 - 15:52 WIB