Ketua PCNU Apresiasi Diskusi Kesenian Lesbumi Sumenep

Redaksi Nolesa

Jumat, 20 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PCNU apresiasi diskusi kesenian Lesbumi Sumenep (Foto: Ist)

Ketua PCNU apresiasi diskusi kesenian Lesbumi Sumenep (Foto: Ist)

SUMEMEP, NOLESA.COM – Pengurus Cabang Lembaga Seniman Muslimin Indonesia (PC Lesbumi) Nahdlatul Ulama (NU) Sumenep, Madura, Jawa Timur mengadakan Diskusi Kesenian.

Diskusi kesenian PC Lesbumi NU Sumenep ini digelar di Blank On Cafe, pada Rabu, 18 Maret 2026.

Dalam diskusi ini PC Lesbumi NU Sumenep menghadirkan Pengurus PW Lesbumi Jawa Barat Moh Wail Irsyad sebagai pemateri.

Wail sapaan akrabnya, memantik diskusi dengan berpijak pada nilai-nilai kemaduraan.

Ketua PCNU Sumenep KH Md Widadi Rahim dalam Berbagainya mengatakan, kesenian tidak hanya sebagai ekspresi. Melainkan juga ruang untuk menyampaikan nilai-nilai keislaman dengan berbasis estetika.

“Ahlussunnah wal Jama’ah bukan sekedar ekspresi estetika.Tetapi, bagian dari media dakwah yang halus, yang mampu menyentuh hati tanpa menggurui serta mengajak kepada kebaikan tanpa paksaan,” kata Kiai Widad.

Baca Juga :  Pansus DPRD Sumenep Soroti Transparansi Data Produksi Garam

Kiai Wida menegaskan, Lesbumi telah lama hidup dalam tubuh NU. Tugasnya untuk merawat budaya, memperkuat identitas keislaman, dan meneguhkan nilai-nilai keindonesiaan. Kesenian dipandang sebagai jembatan yang menghubungkan nilai-nilai lokal dengan ajaran Islam yang universal.

“Kesenian, termasuk sastra memiliki peran strategis dalam menyampaikan kebijaksanaan dan nilai-nilai kebaikan,” ungkapnya.

Kiai Wida juga berharap forum-forum kesenian serupa mampu melahirkan harmoni antara iman, ilmu, dan budaya. Perpaduan antara tradisi lokal dan nilai-nilai Islam juga diharapkan mampu memperkuat peradaban untuk persatuan umat.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Sukses Gelar Pelantikan Anggota PAW dari PKS

Sebagai bagian dari NU, Widadi meminta untuk secara konsisten merawat, melestarikan, dan mengembangkan kesenian yang bernafaskan Islam rahmatan lil ‘alamin.

“Kegiatan ini menjadi bukti bahwa kesenian dapat berjalan beriringan, menghadirkan pesan damai dan memperkukuh peradaban yang tertanam pada nilai-nilai keislaman dan Kebudayaan,” tandasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB