Satpol PP Sumenep Wujudkan DBHCHT Jadi Penggerak Ekonomi Berkeadilan

Redaksi Nolesa

Sabtu, 15 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kegiatan DBHCHT Sunenep 2025 (Foto: Ist)

Kegiatan DBHCHT Sunenep 2025 (Foto: Ist)

SUMENEP, NOLESA.COM – Pemerintah Kabupaten Sumenep jadikan program Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) sebagai instrumen strategis yang menghubungkan penegakan hukum, pertumbuhan ekonomi, dan kesejahteraan masyarakat di ujung timur Pulau Madura.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Sumenep, Wahyu Kurniawan Pribadi, menyebut DBHCHT sebagai wujud nyata sinergi antara kepatuhan hukum dan kemakmuran rakyat. Melalui program ini, Satpol PP berperan menjaga ketertiban ekonomi dan memastikan pelaku usaha legal mendapatkan perlindungan yang layak.

“Bagi kami, DBHCHT adalah motor penggerak sinergi antara hukum, ekonomi, dan kesejahteraan. Dengan dana ini, kami bisa memperkuat pengawasan, menertibkan pasar, dan melindungi pelaku usaha legal dari persaingan tidak sehat,” jelas Kasat Wahyu, Rabu, 12 November 2025.

Menurut Kasat Wahyu, pemberantasan rokok ilegal bukan hanya soal penindakan, tetapi juga tentang menciptakan keadilan ekonomi. Ketika peredaran produk ilegal ditekan, pelaku usaha rokok resmi mendapat ruang tumbuh yang sehat, sementara penerimaan negara melalui cukai meningkat dan kembali ke masyarakat dalam bentuk program pembangunan.

Baca Juga :  Ramu Masa Depan Sumenep, Bappeda Telah Lakukan Kick Off Penyusunan RPJPD 2025-2045

“Ketika rokok ilegal diberantas, pelaku usaha legal lebih terlindungi dan ekonomi daerah menjadi lebih sehat,” tegas Wahyu.

Lebih dari sekadar penegakan hukum, program DBHCHT juga menyentuh dimensi sosial dan kesejahteraan. Dana ini berkontribusi pada peningkatan taraf hidup petani dan buruh tembakau, serta masyarakat di sekitar industri hasil tembakau. Beragam kegiatan sosialisasi dan pembinaan yang dilaksanakan Satpol PP turut membuka lapangan kerja serta memperkuat ekonomi lokal.

Kasat Wahyu menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam penggunaan dana DBHCHT agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat luas. Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif dengan hanya membeli produk rokok berpita cukai resmi.

Baca Juga :  Pameran dan Kontes Bonsai Nasional Tahun ini Digelar di Sumenep

“Masyarakat perlu sadar bahwa setiap kali membeli rokok legal, mereka ikut membangun bangsa dan daerah,” katanya.

DBHCHT, lanjut Wahyu, bukan hanya urusan administrasi fiskal, melainkan juga bagian dari gerakan sosial untuk menumbuhkan kesadaran hukum dan ekonomi yang tertib. Kesadaran ini diharapkan dapat memperkuat fondasi pembangunan yang berkeadilan, terutama di daerah penghasil tembakau seperti Sumenep.

“DBHCHT adalah simbol keadilan ekonomi, kesadaran hukum, dan kesejahteraan bersama,” pungkasnya. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif
Novita Hardini Desak Evaluasi Total Pariwisata Nasional, Singgung Vietnam hingga Contoh Sukses Dubai
Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan
Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan
Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah
Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata
KOPRI PMII DIY dan Jendela Dunia Kita Gelar Gerakan Literasi di Gunungkidul
Polres Sumenep Dukung Pengembangan Pertanian Melon Berbasis Smart Farming

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:04 WIB

UNY Latih Anak-anak Gedongkiwo Ubah Sampah Plastik Menjadi Wayang Edukatif

Kamis, 4 Juni 2026 - 16:56 WIB

Kolaborasi SKK Migas, Medco, dan Pemkab Sumenep untuk Wujudkan Pembangunan Berkelanjutan

Selasa, 2 Juni 2026 - 16:21 WIB

Tingkatkan Kepercayaan Diri Siswa, Dosen Ilmu Komunikasi Unpam Gelar Pelatihan Public Speaking di SMKS IPTEK Tangerang Selatan

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:10 WIB

Mesin Banteng Ponorogo Dipanaskan, Target Kursi DPRD Ditambah

Jumat, 29 Mei 2026 - 22:08 WIB

Novita Hardini Ingatkan Kemenpar Soal Kolaborasi Sektor Pariwisata

Berita Terbaru

(for NOLESA.COM)

Opini

Ketika Suara dan Wajah Tak Lagi Bisa Dipercaya

Kamis, 4 Jun 2026 - 19:58 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Refleksi Self-love dan Feminisme dari Anne with an E

Kamis, 4 Jun 2026 - 18:26 WIB

(for NOLESA.COM)

Esai

Jantung Batik Solo

Kamis, 4 Jun 2026 - 17:44 WIB