Potensi Lenteng Melesat, Dari Lumbung Pangan Menuju Pusat Ekonomi Rakyat

Redaksi Nolesa

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Camat Lenteng, Sumenep, Ir. Supardi (Foto: Istimewa)

Camat Lenteng, Sumenep, Ir. Supardi (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Kecamatan Lenteng, Kabupaten Sumenep terus mengoptimalkan berbagai potensi daerah sebagai upaya mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Selain dikenal sebagai salah satu lumbung pertanian di Kabupaten Sumenep, wilayah yang terdiri atas 20 desa ini juga memiliki kekuatan di sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), kerajinan tradisional, hingga pelayanan publik berbasis digital.

Camat Lenteng, Ir. Supardi, mengatakan sektor pertanian masih menjadi penopang utama perekonomian masyarakat. Kondisi lahan yang subur menjadikan Lenteng sebagai salah satu daerah penghasil komoditas pangan, seperti padi, jagung, tembakau, dan palawija.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Selain pertanian, sektor peternakan sapi potong juga menjadi komoditas unggulan yang bernilai jual tinggi dan terus dikembangkan oleh masyarakat, sehingga mendukung ketahanan pangan berbasis daging serta perdagangan hewan ternak regional,” ujarnya.

Baca Juga :  Saran Wabup Gus Acing Supaya Sepatu Van Am Terus Berkelanjutan

Menurut Supardi, potensi Lenteng tidak hanya bertumpu pada sektor agraris. Berbagai usaha rumahan dan industri kreatif juga berkembang serta mampu menyerap tenaga kerja lokal.

Salah satu produk yang menjadi identitas Kecamatan Lenteng adalah Olet, kuliner tradisional berbahan singkong rebus, ketan hitam, parutan kelapa, dan gula merah cair yang hingga kini tetap diminati masyarakat.

Selain itu, Desa Lenteng Barat dan sejumlah wilayah sekitarnya dikenal sebagai sentra perajin pandai besi yang memproduksi beragam alat pertanian. Hasil produksi para perajin tidak hanya memenuhi kebutuhan petani di Sumenep, tetapi juga dipasarkan ke sejumlah daerah lain.

Baca Juga :  Puskesmas Batuan Benahi Sistem Pengolahan Limbah

Mantan Kabid Pemdes DPMD Sumenep itu mengatakan pemerintah kecamatan terus mendorong pengembangan UMKM dan industri lokal melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pemanfaatan teknologi digital untuk memperluas pemasaran produk.

“Potensi UMKM dan kerajinan tangan warga terus kami dorong melalui penguatan peran Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) dan kemitraan digital. Kami ingin produk Kecamatan Lenteng punya daya saing yang lebih luas,” katanya.

Di sisi lain, Pasar Lenteng juga memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas perdagangan yang menghubungkan kawasan barat dengan pusat Kota Sumenep. Untuk mendukung kelancaran distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat, pemerintah terus melakukan penataan pasar dan peningkatan infrastruktur jalan.

Baca Juga :  DPRD Sumenep Kawal Program Sarpras Budidaya Ikan Rp1,6 M

Tak hanya fokus pada penguatan ekonomi, Pemerintah Kecamatan Lenteng juga berupaya meningkatkan kualitas pelayanan publik. Berbagai inovasi terus dilakukan, di antaranya melalui pemanfaatan kanal pengaduan SP4N-LAPOR! serta pendampingan digitalisasi pemerintahan desa agar pelayanan kepada masyarakat semakin cepat, transparan, dan akuntabel.

“Dengan keterpaduan antara ketahanan pangan, geliat UMKM, serta pelayanan publik yang responsif, kami optimistis Kecamatan Lenteng mampu menjadi kawasan mandiri yang berdaya saing tinggi di Kabupaten Sumenep,” pungkas Supardi. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB