Fraksi PPP DPRD Sumenep Angkat Bicara Terkait Penghinaan kepada Ulama Kharismatik Annuqayah

Redaksi Nolesa

Sabtu, 24 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Sumenep Fraksi PPP, M. Syukri (foto: DPRD Sumenep)

Anggota DPRD Sumenep Fraksi PPP, M. Syukri (foto: DPRD Sumenep)

Sumenep, NOLESA.com – Peristiwa penghinaan kepada almarhum KH. A. Warits Ilyas Pengasuh Pondok Pesantren Annuqayah Guluk-guluk, Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang dilakukan oleh oknum perangkat Desa Lalangon, Bakri memantik reaksi dari berbagai kalangan.

Sala satunya, Anggota DPRD Kabupaten Sumenep, Moh. Syukri mendesak Polres Sumenep memproses hukum pelaku sesuai undang-undang yang berlaku.

“Saya mendesak Polres Sumenep untuk memproses hukum pelaku. Kejadian ini sangat melukai kami sebagai alumni pondok pesantren,” katanya, Sabtu 24 Agustus 2024.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Anggota Fraksi PPP di DPRD Sumenep itu melanjutkan, meskipun semalam pelaku sudah minta minta maaf di Polres Sumenep biarlah itu menjadi ranah keluarga. Tapi menurutnya hukum harus tetap ditegakkan.

Baca Juga :  Bersanding dengan Mario Teguh dan Tokoh Penting Lainnya, Bupati Sumenep Masuk Daftar Penerima Anugerah Tokoh Nasional Peduli UMKM

“Permintaan maaf pelaku yang disampaikan semalam di Polres biarlah menjadi ranah keluarga. Tapi hukum harus tetap ditegakkan untuk memberikan efek jera dan pembelajaran pada masyarakat,” tegas Syukri, legislator alumni PMII itu.

Syukri menambahkan, sosok almarhum Kiai Warist Ilyas yang mendapatkan hinaan merupakan panutan dan gurunya masyarakat, tidak hanya di Sumenep.

“Beliau guru kita semua. Panutan kami di Partai Persatuan Pembangunan. Sangat tidak pantas mendapatkan perlakuan seperti itu,” sambungnya.

Baca Juga :  Berikut Upaya Pemkab Sumenep Mewujudkan Tata Kelola Keuangan yang Akuntabel

Lebih lanjut, alumni Ponpes Salafiyah Syafi’iyah Sukorejo itu menghimbau agar kejadian ini menjadi pelajaran pada semua pihak. Serta menggunakan media sosial dengan bijak dan tidak mudah menghina satu sama lain yang bisa menimbulkan ketersinggungan.

Sebelumnya, seorang perangkat Desa Lalangon, Kecamatan Manding melakukan penghinaan di media sosial terhadap salah satu Kiai Annuqayah, almarhum KH A. Warits Ilyas.

Oknum bernama Bakri melalui akun Tiktok miliknya @Bakri Koncehp, mengomentari sebuah postingan di akun Sumenep Menyala. Bakrie menulis kalimat kontroversial “K. Waris daddi DPR RI pessena pera’ ebaddai dibi’. Bida jau sama Pak Said ollena daddi DPR RI edu’um”.

Baca Juga :  Bersiap Sambut Nataru, Kapolres Sumenep Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Lilin Semeru 2023

Sontak kalimat membuat alumni Annuqayah marah dan tersinggung. Sebagai respon ratusan alumni Annuqayah mendatangi Mapolres Sumenep dan ada pula yang datang ke rumah Kepala Desa Lalangon. Mereka meminta agar pelaku diadili diproses dan ditindak secara hukum atas hinaan yang ditulis di kolom komentar Tiktok.

Pelaku kemudian datang ke Mapolres Sumenep didamping Kepala Desa Lalangon untuk dimintai klarifikasi. Di hadapan Alumni pelaku menyampaikan permintaan maaf.

“Saya khilaf dan mengaku bersalah,” ucap Bakri ketika dimintai keterangan oleh penyidik Mapolres Sumenep.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB