JAKARTA, NOLESA.COM – Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang (Prodi Ikom Unpam) dalam penguatan pengertian maupun kemampuan akademik bidang broadcasting berjalan lancar.
Sebanyak 25 mahasiswa Ikom Unpam didominasi dari semester 1 mengikuti kunjungan Visiting Industri Media (VIM) 2025 ke Metro TV, pada Kamis 22 Mei 2025 lalu.
Pelaksanaan VIM Ikom Unpam 2025 didampingi dua dosen pendamping, Suhardi S.I.Kom., M.I. Kom., dan RD Insan Ares Prameswara S.I.Kom., M.I. Kom.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Selama mengikuti VIM, mahasiswa Prodi Ikom ini diajak mengunjungi berbagai lokasi Metro TV. Terakhir, mereka menjadi penonoton tunggal pada program acara fenomenal Q & A (Question and Answer), yang dipandu Yoana Margaretha.
Pada kesempatan itu, 25 mahasiswa Ikom Unpam menjadi tamu audiens Q & A Metro TV dalam tajuk ‘Dibalik Panggung Keadilan’, yang menghadirkan Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan RI, Prof. Dr. Otto Hasibuan, S.H., M.M., sebagai narasumber utama, yang didampingi advokat senior Dr.
Hotman Paris Hutapea, S.H., LL.M., M.Hum ; pengamat komunikasi politik Dr. Hendri Satrio, M.Si., CIGS dan public figur Olga Lydia sebagai panelis.
Ketua Rombongan VIM Ikom Unpam 2025 Metro TV, Suhardi S.I.Kom., M.I. Kom disela kegiatan menjelaskan bahwa kunjungan industri media kali ini mengajak mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat kinerja di industri media.
“Tujuannya, supaya mereka mendapatkan bekal awal sebelum terjun magang bahkan kerja ke berbagai industri media yang mereka inginkan,” kata Suhardi.
“Selain itu, VIM ini menjadi kesempatan nyata belajar langsung dari praktisi di industri TV (Metro TV), sehingga akan meningkatkan daya tarik mereka ke industri media,” imbuh dia.
Selama kunjungan tersebut, mahasiswa diajak melakukan sharing session bersama praktisi Metro TV, yang waktu itu diwakili Manager Production Metro TV, Ami Lidiya Melanrosa beserta crew.
Ami menjelaskan adanya sharing session tersebut, sebagai bentuk session relationship constructive (SRC) Metro TV dalam memberikan wawasan pengetahuan, pembekalan bahkan ide-ide baru dibidang penyiaran TV kepada sivitas akademi kampus.
“Tujuannya, agar mereka (mahasiswa) dapat memanfaatkan kunjungan ini sebagai referesi, rujukan, dan pedoman studi dan evaluasi prospek karier mereka. Tentu, dengan pendampingan para dosen hebat Ikom Unpam dibidangnya (Broadcasting). Kami menjembatani harapan itu,”terang Ami.
Sementara, disela penerimaan mahasiswa, Ami turut menambahkan bahwa kunjungan mahasiswa Ikom Unpam ke instansi naungannya memang rutin dilakukan.
Bahkan sepanjang tiap tahun, frekuensi kehadiran mahasiswa berikut dosen, termasuk Ikom Unpam ke Metro TV bisa berlangsung sampai 3-4 kali kunjungan.
“Tak hanya rutin berkunjung, ada bentuk pelaksanaan kerjasama (Implementation of Arrangement) antara Prodi Ikom Unpam dengan Metro TV, diantaranya tidak hanya rutinitas visiting media, tapi ada kolaborasi kegiatan pemagangan mahasiswa Prodi Ikom Unpam di Metro TV, tertuang pada surat kerjasama yang ditandatangani kedua belah pihak,”ucap Ami.
Menurut penanggung jawab program VIM Ikom Unpam 2025, Rina JT S.I.Kom., M.I. Kom, mewakili Ketua Prodi Ikom Unpam Katry Anggraini, S Sos, M I. Kom., berujar bahwa kunjungan media mahasiswa Ikom Unpam ke Metro TV bertujuan untuk memberikan pengalaman langsung kepada mahasiswa tentang proses kerja di stasiun televisi.
“Mahasiswa diajak untuk melihat proses produksi berita, Technical Operation Center, Dapur Berita, dan Media Digital, serta proses kerja di balik layar program tayangan Metro TV. Hal itu memperkaya khazanah teori dan praktiknya dunia broadcasting anak-anak (mahasiswa). Hal itu kita tekankan bahkah jauh sebelum peminatan di semester 5 mendatang,” jelas Rina.
Mewakili rekan mahasiswa lainnya, Eddies Nathania mengaku bersyukur telah diikutsertakan mengikuti VIM Ikom Unpam 2025, dia berharap program kerja prodi ini rutin dilakukan dan dapat menyertakan mahasiswa dalam jumlah yang lebih banyak.
“Saya dan teman-teman rasakan manfaatnya, karena bisa berinteraksi dengan tenaga profesional Metro TV, pengisi acara (Q&A) serta memahami pemanfaatan teknologi, proses produksi, dan strategi di dunia media, sehingga, kami dapat menghubungkan antara teori di kelas dan penerapan (praktek)-nya di penjurusan (broadcasting) semester 5 nanti,” pungkasnya.(*)
Penulis : Tim Unpam
Editor : Ahmad Farisi