BANGKALAN, NOLESA.COM – Wakil Bupati Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Moh. Fauzan Ja’far, meninjau fasilitas dan pelayanan kesehatan di Puskesmas Kamal sekaligus mengevaluasi capaian program Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG), Senin, 12 Oktober 2026.
Dalam kegiatan tersebut, ia mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan dasar dan percepatan pelaksanaan program PKG yang saat ini baru mencapai sekitar 41 persen.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi bangunan, kelengkapan sarana dan prasarana, serta kesiapan fasilitas kesehatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan sosialisasi capaian target PKG.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wabup Fauzan mengatakan, karakteristik Kecamatan Kamal yang memiliki mobilitas penduduk tinggi dan masyarakat yang beragam membutuhkan dukungan fasilitas kesehatan yang memadai.
Menurut politikus PKB itu, peningkatan kualitas pelayanan harus mencakup pembenahan infrastruktur, pemenuhan sarana pendukung, hingga ketersediaan sumber daya manusia (SDM) kesehatan.
“Pelayanan kesehatan merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, fasilitas dan kualitas pelayanan puskesmas harus terus ditingkatkan agar mampu memenuhi kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan, evaluasi menyeluruh diperlukan untuk mengidentifikasi kebutuhan dan menentukan prioritas perbaikan fasilitas puskesmas. Hasil evaluasi tersebut nantinya menjadi bahan pertimbangan pemerintah daerah dalam menyusun langkah pembenahan dan pengembangan layanan secara bertahap.
Selain mengevaluasi fasilitas kesehatan, Wabup Fauzan juga menyoroti capaian program PKG di Puskesmas Kamal yang berada di angka sekitar 41 persen. Ia meminta agar pelaksanaan program tersebut terus dioptimalkan melalui peningkatan sosialisasi dan kemudahan akses pelayanan sehingga semakin banyak masyarakat memanfaatkan pemeriksaan kesehatan gratis.
Menurutnya, deteksi dini melalui pemeriksaan kesehatan penting untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam menjaga kondisi kesehatan. Karena itu, upaya peningkatan partisipasi warga perlu melibatkan berbagai unsur di tingkat masyarakat.
Wabup Fauzan mendorong penguatan koordinasi antara tenaga kesehatan, pemerintah desa, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur lintas sektor lainnya untuk memperluas jangkauan informasi mengenai program PKG.
“Saya berharap capaian tersebut dapat terus ditingkatkan melalui penguatan sosialisasi dan optimalisasi pelaksanaan program kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, hasil monitoring dan evaluasi tim Dinas Kesehatan Kabupaten Bangkalan akan menjadi salah satu dasar dalam merumuskan kebijakan peningkatan pelayanan kesehatan.
Evaluasi tersebut juga akan digunakan untuk menentukan prioritas revitalisasi fasilitas, termasuk pembenahan infrastruktur dan penguatan sarana pendukung di puskesmas.
Melalui upaya tersebut, Pemerintah Kabupaten Bangkalan menargetkan pelayanan kesehatan tingkat pertama semakin berkualitas, mudah dijangkau, dan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara optimal. (rbt/yon)






