Batik Tak Lagi Kaku, Indi Naidha Ajak Anak Muda Kenakan Setiap Hari

Redaksi Nolesa

Jumat, 2 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, F-PDIP, Indi Naidha (Foto: Istimewa)

Sekretaris Komisi D DPRD Jember, F-PDIP, Indi Naidha (Foto: Istimewa)

JEMBER, NOLESA.COM – Keberlangsungan batik di tengah perubahan tren fesyen dinilai perlu didukung dengan cara memperluas penggunaannya di kalangan generasi muda.

Salah satunya dengan menghadirkan batik dalam bentuk busana yang lebih kasual dan sesuai dengan perkembangan mode.

Hal itu disampaikan Sekretaris Komisi D DPRD Jember, Indi Naidha, dalam momentum Hari Batik Nasional, Jumat, Oktober 2026.

Ia mendorong anak muda tidak membatasi penggunaan batik hanya untuk menghadiri acara resmi.

Menurut Indi, batik dapat dikembangkan menjadi berbagai produk fesyen, seperti jaket, dress, tas, hingga pakaian bergaya streetwear. Inovasi tersebut dinilai dapat menghilangkan anggapan bahwa batik identik dengan pakaian yang tua, panas, atau kaku.

“Masih ada sebagian anak muda yang menganggap batik identik dengan kesan tua, panas, atau kaku. Padahal, batik bisa tampil lebih modern dan mengikuti tren,” kata Indi.

Baca Juga :  Komisi IV DPRD Sumenep Merespon Wadul Nakes Honorer yang Perjuangkan Nasibnya

Menurut dia, semakin luas penggunaan batik juga dapat berpengaruh terhadap keberlangsungan usaha para pengrajin. Permintaan yang meningkat akan mendorong aktivitas produksi dan turut menghidupkan usaha pembatik.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember itu juga mengingatkan masyarakat untuk menghargai proses pembuatan batik, terutama batik tulis dan batik cap. Keduanya membutuhkan keterampilan dan pengetahuan yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

Baca Juga :  Bupati Lukman Salurkan 5 Jenis Bantuan Baznas Bangkalan

Indi juga melihat batik memiliki peluang untuk berkembang sebagai bagian dari industri kreatif Indonesia di pasar internasional. Generasi muda, termasuk mereka yang berada di luar negeri, dapat berperan dalam memperkenalkan batik kepada masyarakat dunia.

“Masa depan batik ada di tangan kalian. Kalau kalian bangga pakainya, dunia akan ikut bangga,” ujar Indi. (arif/yn)

Berita Terkait

Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah
Wabup Sumenep Minta Kepala Sekolah Seimbangkan Kemajuan Teknologi dan Pendidikan Karakter
Bupati Sumenep Perjuangkan Nasib Nelayan Raas yang Diamankan di Australia
Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan Lewat AF Sport U-17
Pemkab Sumenep Dorong Pemutakhiran Data Kependudukan dan Aktivasi IKD
Bupati Sumenep Dorong Gerakan Literasi Jadi Pondasi Kreativitas Generasi Muda
Bupati Bangkalan Manfaatkan Waktu Senggang untuk Meninjau Pompa Air PDAM
Menko PM Buka Jalan Perubahan Bansos 2027, Warga Rentan Jadi Sasaran Utama

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:53 WIB

Wabup Sumenep Minta Kepala Sekolah Seimbangkan Kemajuan Teknologi dan Pendidikan Karakter

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:16 WIB

Bupati Sumenep Perjuangkan Nasib Nelayan Raas yang Diamankan di Australia

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan Lewat AF Sport U-17

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:47 WIB

Pemkab Sumenep Dorong Pemutakhiran Data Kependudukan dan Aktivasi IKD

Berita Terbaru