Nilai Anggaran Infrastruktur untuk Kepulauan Cukup Fantastis, Dulsiam Mengajak Masyarakat Kompak Melakukan Pengawasan

Redaksi Nolesa

Jumat, 5 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.com — Anggaran untuk pembangunan infrastruktur di Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur khusus untuk wilayah kepulauan mencapai Rp23 miliar.

Hal itu diungkapkan oleh Ketua Komisi III DPRD Sumenep H. Dulsiam. Bahwasanya besaran anggaran untuk pembangunan infrastruktur khusus kepulauan tahun ini sebesar Rp23 miliar.

Dulsiam yang juga Sekretaris DPC PKB Sumenep itu menegaskan jika anggaran senilai tersebut telah disepakati antara legislatif dan eksekutif dalam pembahasan APBD 2023.

“Semua itu itu sebagai upaya pemerintah mengurangi disparitas pembangunan daratan dan wilayah kepulauan,” kata Dulsiam, Jumat 5 Mei 2023.

“Badan Anggaran atau Banggar DPRD Sumenep dan Tim Anggaran atau Timgar telah menyetujui anggaran pembangunan untuk kepulauan sebesar Rp 23 miliar,” imbuhnya.

Dulsiam mengungkapkan selama ini, infrastruktur di wilayah kepulauan Kabupaten Sumenep selalu menjadi sorotan. Pasalnya, infrastruktur di pulau timpang jika dibandingkan dengan pembangunan yang ada di daratan.

Baca Juga :  Inovasi Baru RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Obat Pasien Diantar Langsung

Atas persoalan itu, masyarakat tidak hanya menyoroti kinerja pemerintah tetapi juga kinerja DPRD khususnya anggota dewan asal kepulauan. Karena itu, DPRD bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep sepakat mengalokasikan anggaran infrastruktur kepulauan sebesar Rp23 miliar.

Sejumlah program pembangunan di wilayah kepulauan Sumenep ini akan dimulai sejak bulan ini. Sebab itu, Dulsiam berharap, program pembangunan yang telah dicanangkan pemerintah di wilayah kepulauan dapat dilaksanakan sesuai harapan, tidak hanya dibangun tapi dikerjakan sesuai juknis sehingga kualitasnya lebih baik.

Baca Juga :  Novita Hardini Dorong Susu Lokal Trenggalek Naik Kelas, dari Komoditas Jadi Penggerak Ekonomi

Selain harapan tersebut, dia juga meminta seluruh lapisan masyarakat terutama warga kepulauan untuk bersama-sama mengawasi pelaksanaan proyek di lapangan sehingga pekerjaannya tidak asal seperti yang sudah terjadi pada program yang telah terlaksana.

“Ini merupakan bentuk komitmen kita para legislatif untuk mengurangi disparitas darat dan pulau, sehingga ada keseimbangan pembangunan antara daratan dan kepulauan,” terang H. Dulsiam menegaskan.


Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara
Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:16 WIB

Yogyakarta Jadi Tuan Rumah PIT IAGI ke-55 dan GEOSEA XIX 2026, Hadirkan Forum Geologi Asia Tenggara

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB