Tegas, Bupati Fauzi Bicara Pelayanan Kesehatan di Daratan dan Kepulauan

Redaksi Nolesa

Jumat, 21 Januari 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sumenep, NOLESA.COM – Pelayanan kesehatan merupakan skala prioritas. Karena itu sarana dan prasarana, serta sumber daya manusia (SDM) yang ada harus benar-benar memadai.

Wajar, jika disetiap kesempatan Bupati Sumenep, Madura, Jawa Timur, Achmad Fauzi seringkali menyingung masalah kesehatan, khususnya di kabupaten ujung timur Pulau Madura ini.

“Saya tekankan PPPK tenaga kesehatan yang sudah menentukan pilihan untuk mengabdi di Kabupaten Sumenep baik di layanan kesehatan wilayah daratan maupun kepulauan, harus konsisten dalam memberikan pelayanan yang terbaik karena itu adalah pilihan sendiri,” tegas Bupati Fauzi, dalam sambutannya pada penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) tenaga kesehatan formasi 2021, Kamis (20/1/2022) kemarin.

Pesan Bupati Fauzi itu menunjukkan betapa pentingnya totalitas pengabdian tenaga kesehatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat.

”Saya mengharapkan kehadiran PPPK di pemerintah daerah khususnya tenaga kesehatan ini, mampu menambah daya dorong dalam upaya meningkatkan kinerja birokrasi untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,” imbuh politisi PDI Perjuangan itu.

Baca Juga :  Gala Dinner, Sambutan Istimewa dari Bupati H. Fauzi untuk Kader PMII se-Jawa Timur

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Sumenep, Abdul Madjid mengaku bahwa pemerintah daerah mengangkat PPPK tenaga kesehatan formasi 2021 dalam rangka memenuhi kebutuhan jabatan yang kosong.

Baik itu di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, atauupun di Puskesmas.

Baca Juga :  Seleksi Beasiswa Baznas Sumenep Diikuti Hampir 200 Mahasiswa

“Sebanyak 32 PPPK sesuai perjanjian kerja selama 5 tahun, terhitung mulai tanggal 1 Januari 2022 hingga 31 Desember 2026,” terang mantan Kasat Polisi Pamong Praja itum

Untuk diketahui, PPPK yang di SK itu akan bertugas di rumah sakit daerah dan Puskesmas, antara lain di RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, Puskesmas Ambunten, Batang-batang, Batuputih, Dasuk, Dungkek, Legung Timur, Manding, Moncek, Pandian, Raas dan Puskesmas Rubaru.

Penulis: Arif

Editor: Dimas

Berita Terkait

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi
10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan
Hari Palang Merah Indonesia, Ketua Dewan Sumenep Dorong Semangat Kemanusiaan Terus Dirawat
DPRD Sumenep Gelar Maulid Nabi, Tekankan Keteladanan Rasulullah
DPRD Sumenep Minta Kinerja Pejabat Baru Dievaluasi, Ini Alasannya

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:24 WIB

Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri

Rabu, 23 September 2026 - 08:05 WIB

Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 08:16 WIB

Banggar DPRD Sumenep Soroti Rp88 Miliar Belanja Modal Belum Terealisasi

Kamis, 17 September 2026 - 13:11 WIB

10 Kasus Pencabulan Anak di Sumenep, DPRD Desak Pemerintah Perkuat Pencegahan

Berita Terbaru