Pemkab Apresiasi Gerakan JMSI Sumenep Tanam 1.500 Pohon Mangrove di Pantai Matahari

Redaksi Nolesa

Jumat, 28 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JMSI Sumenep tanam 1.500 pohon mangrove di Pantai Matahari (Foto: NOLESA.COM)

JMSI Sumenep tanam 1.500 pohon mangrove di Pantai Matahari (Foto: NOLESA.COM)

SUMENEP, NOLESA.COM – Upaya Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Sumenep menjaga kelestarian kawasan pesisir mendapat apresiasi dari Pemerintah Kabupaten Sumenep.

Apresiasi itu disampaikan dalam kegiatan penanaman 1.500 bibit mangrove yang digelar JMSI di kawasan Spot Pancing Pantai Matahari, Desa Lobuk, Kecamatan Bluto, Jumat, 28 Agustus 2026.

Kegiatan bertajuk “JMSI Peduli Lingkungan: Pers Menjaga Pesisir untuk Masa Depan Sumenep” tersebut menjadi bagian dari kepedulian insan pers terhadap keberlangsungan lingkungan pesisir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sumenep Dr. H. Achmad Fauzi Wongsojudo yang diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Sumenep, Agus Dwi Saputra, menilai kegiatan tersebut menunjukkan bahwa media memiliki peran yang lebih luas dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga :  Bupati Sumenep Berharap Musrenbang RKPD 2024 ada Sinkronisasi dan Sinergitas Program

Menurut Agus, media selama ini dikenal sebagai sarana penyampai informasi sekaligus kontrol sosial. Namun, keterlibatan pers dalam kegiatan lingkungan menunjukkan adanya kontribusi langsung melalui aksi nyata.

“Teman-teman media ini luar biasa. Tidak hanya mengedukasi dan memberikan koreksi, tetapi sekarang memberikan contoh bahwa lingkungan ini sangat penting,” kata Agus.

Ia menyebut penanaman mangrove sebagai bentuk investasi lingkungan untuk masa depan. Manfaat tanaman tersebut memang tidak langsung terlihat setelah ditanam, tetapi akan semakin dirasakan ketika mangrove tumbuh dan berkembang.

Karena itu, Agus meminta agar kegiatan penghijauan tersebut dilanjutkan dengan perawatan dan pemantauan. Bibit yang telah ditanam perlu dipastikan dapat bertahan dan tumbuh dengan baik.

Baca Juga :  Disambut Bupati Sumenep, Jemaah Haji Diminta Jadi Penggerak Kebaikan

“Menanam itu gampang, tetapi memelihara itu yang sulit,” ujarnya.

Menurutnya, pemantauan juga diperlukan untuk mengetahui tingkat keberhasilan penanaman. Dari 1.500 bibit yang ditanam, nantinya dapat diketahui jumlah mangrove yang tumbuh maupun yang tidak bertahan.

Agus juga mengajak JMSI dan media secara umum untuk konsisten menyampaikan edukasi mengenai pentingnya menjaga lingkungan kepada masyarakat.

“Jangan hanya muncul saat ada kegiatan. Terus edukasi masyarakat bahwa lingkungan ini sangat berarti bagi kita,” katanya.

Ia menegaskan, pelestarian lingkungan bukan semata-mata tugas pemerintah. Masyarakat, komunitas, pelaku usaha, dan media memiliki tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian alam.

Baca Juga :  Bappeda Sumenep Rumuskan Rencana Pembangunan Berorientasi Kesejahteraan

“Jangan menunggu pemerintah. Kalau gerakan ini dimulai dari masyarakat, pemerintah tentu akan melihat dan memberikan perhatian,” pungkasnya.

Kegiatan penanaman mangrove tersebut turut mendapat dukungan dari sejumlah pihak. Di antaranya Pemkab Sumenep, DPRD Sumenep, Said Abdullah Institute, Pakoe Original, BPRS Bhakti Sumekar, SKK Migas Jabanusa, HCML, Medco Energi, KEI, Pemerintah Desa Lobuk, pengelola Pantai Matahari Lobuk, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Sumenep, RSUD Moh. Anwar Sumenep, DRT The Big Family, Djava, PR Bahagia, dan Haswal Group. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Inilah Beragam Program Gubernur Jatim Selama Kunker di Sumenep
Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa
Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah
Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG
Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah
Persoalan Aturan Jarak Toko Kelontong, KMY Minta Kepastian Hukum dan Perlindungan UMKM
Wabup Sumenep Minta Kepala Sekolah Seimbangkan Kemajuan Teknologi dan Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Inilah Beragam Program Gubernur Jatim Selama Kunker di Sumenep

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG

Berita Terbaru