Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan

Redaksi Nolesa

Selasa, 21 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan (Foto: Istimewa)

Kader Jumantik Perkuat Gerakan Cegah DBD, Ajak Warga Aktif Jaga Kebersihan Lingkungan (Foto: Istimewa)

SLEMAN, NOLESA.COM – Upaya mencegah penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD) terus diperkuat melalui gerakan pemberantasan sarang nyamuk yang melibatkan masyarakat secara langsung. Di RW 27 Padukuhan Dabag, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Kabupaten Sleman.

Sebanyak 18 kader Juru Pemantau Jentik (Jumantik) turun menyambangi rumah-rumah warga untuk memastikan lingkungan tetap aman dari potensi perkembangbiakan nyamuk Aedes aegypti, Minggu kemarin, 19 Juli 2026.

Dipimpin Sri Wahyuni, para kader menyisir permukiman dari rumah ke rumah. Mereka memeriksa berbagai tempat yang berpotensi menjadi sarang nyamuk, mulai dari bak mandi, penampungan air dispenser, talang hujan, vas bunga, hingga wadah penampung air yang terbuka di sekitar pekarangan.

Kegiatan tersebut tidak hanya bertujuan menemukan jentik nyamuk, tetapi juga membangun kesadaran warga bahwa kebersihan lingkungan merupakan benteng pertama dalam mencegah penularan DBD.

“Pemeriksaan meliputi berbagai wadah yang dapat menampung genangan air. Pemantauan rutin membantu mendeteksi potensi perkembangbiakan nyamuk lebih dini,” ujar Sri di sela-sela pemeriksaan.

Menurut Sri, keberhasilan menekan kasus DBD sangat bergantung pada kepedulian masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan tempat tinggal. Karena itu, setiap warga diharapkan tidak hanya mengandalkan pemeriksaan rutin dari kader Jumantik, tetapi juga melakukan pengawasan secara mandiri.

Baca Juga :  Pemkab Sumenep Siapkan Sistem Layanan ASN Berbasis AI

Selain melakukan inspeksi, para kader turut memberikan edukasi kepada warga mengenai pentingnya menerapkan gerakan 3M Plus, yakni menguras tempat penampungan air secara berkala, menutup rapat wadah penyimpanan air, mendaur ulang barang bekas yang berpotensi menampung air, serta melakukan berbagai langkah pencegahan agar terhindar dari gigitan nyamuk.

Edukasi tersebut menjadi bagian penting dari upaya pencegahan, terutama di kawasan permukiman padat penduduk yang memiliki risiko lebih tinggi terhadap penyebaran virus demam berdarah.

Baca Juga :  PWRI Sumenep Dorong Pemkab Siap Sambut Porprov 2027

Sri kembali mengingatkan bahwa pemberantasan DBD bukan hanya tanggung jawab kader Jumantik maupun pemerintah. Peran aktif seluruh masyarakat menjadi faktor utama agar penyebaran penyakit tersebut dapat ditekan secara berkelanjutan.

Melalui kebiasaan sederhana, seperti rutin memeriksa tempat penampungan air dan menjaga kebersihan lingkungan sekitar rumah, warga Kalurahan Condongcatur diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih sehat sekaligus meminimalkan ancaman DBD di wilayahnya. (*)

Penulis : Wail Arrifki

Berita Terkait

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton
Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan
Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi
BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU
Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas
Bupati Sumenep Dorong Pelestarian Ayam Bekisar Lewat Lomba Nasional
Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Cegah Kebakaran, Warga Sumenep Diminta Hindari Pembakaran Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:07 WIB

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hari Sumpah Pemuda, Bupati Sumenep Ajak Generasi Muda Perkuat Persatuan

Selasa, 27 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Refleksi Hari Listrik Nasional, Bupati Sumenep Tekankan Pemerataan Akses Energi

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:11 WIB

BLK dan GP Ansor Sumenep Jalin Kerjasama Perkuat Keterampilan Kader Muda NU

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:55 WIB

Hadapi POPDA Jatim 2026, Atlet Sumenep Diminta Junjung Sportivitas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi mengenakan baju adat keraton dalam sebuah acara (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep Lestarikan Budaya Lewat Baju Adat Keraton

Kamis, 29 Okt 2026 - 07:07 WIB