Festival Ketupat 2026, Ketua DPRD Sumenep Tekankan Keamanan dan Dampak Ekonomi bagi UMKM

Redaksi Nolesa

Selasa, 24 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (foto: humas DPRD)

Ketua DPRD Sumenep, H. Zainal Arifin (foto: humas DPRD)

SUMENEP, NOLESA.COM – Ketua DPRD Kabupaten Sumenep, H. Zainal Arifin, mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep untuk memastikan kesiapan maksimal dalam penyelenggaraan Festival Ketupat 2026.

Agenda tahunan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Maret 2026, di kawasan Pantai Lombang, Kecamatan Batang-Batang.

Politikus PDI Perjuangan yang akrab disapa Ji Zinal itu menekankan pentingnya aspek keamanan demi menjamin kelancaran acara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Festival Ketupat merupakan salah satu agenda budaya yang selalu menarik perhatian masyarakat, baik dari dalam maupun luar daerah.

Baca Juga :  Meriahkan Muharram 1446 H, Bupati Sumenep Kembali Hadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq

“Keamanan harus menjadi prioritas utama. Dengan pengamanan yang baik, masyarakat dapat menikmati seluruh rangkaian acara dengan nyaman dan tanpa kekhawatiran,” ujar Ji Zinal, Selasa, 24 Maret 2026.

Selain keamanan, ia juga menyoroti pentingnya penyelenggaraan festival yang inklusif. Festival Ketupat, kata dia, harus dapat dinikmati oleh semua kalangan, mulai dari masyarakat lokal hingga wisatawan yang datang berkunjung. Hal ini penting agar nilai budaya yang diusung dalam festival dapat dirasakan secara luas.

Baca Juga :  RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep Dapat Penghargaan BPJS Kesehatan

Lebih lanjut, Ji Zinal berharap kegiatan tersebut mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Ia menilai, momentum festival harus dimanfaatkan sebagai ajang promosi produk lokal.

“Festival ini harus memberi manfaat nyata, terutama bagi UMKM. Kehadiran pengunjung harus bisa mendorong peningkatan pendapatan para pelaku usaha,” tegasnya.

Tak kalah penting, ia juga mengingatkan Pemkab Sumenep untuk memperhatikan kebersihan lingkungan, khususnya di area Pantai Lombang. Menurutnya, lonjakan jumlah pengunjung berpotensi menimbulkan persoalan sampah jika tidak dikelola dengan baik.

Baca Juga :  Pamekasan Kedatangan Pangdam V Brawijaya

“Kebersihan pantai harus tetap dijaga, bahkan setelah festival selesai. Jangan sampai keindahan Pantai Lombang tercemar karena sampah,” tambahnya.

Dengan persiapan yang matang, Ji Zinal optimistis Festival Ketupat 2026 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu memperkuat sektor pariwisata dan ekonomi lokal di Kabupaten Sumenep. (*)

Penulis : Rusydiyono

Berita Terkait

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat
Inilah Beragam Program Gubernur Jatim Selama Kunker di Sumenep
Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa
Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah
Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG
Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah
Persoalan Aturan Jarak Toko Kelontong, KMY Minta Kepastian Hukum dan Perlindungan UMKM
Wabup Sumenep Minta Kepala Sekolah Seimbangkan Kemajuan Teknologi dan Pendidikan Karakter

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:42 WIB

Menko PM Minta BUMN Optimalkan Aset Menganggur untuk Pemberdayaan Masyarakat

Rabu, 14 Oktober 2026 - 15:28 WIB

Inilah Beragam Program Gubernur Jatim Selama Kunker di Sumenep

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG

Berita Terbaru