Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Lakukan Monev ke SPBU, Ini Targetnya

Redaksi Nolesa

Rabu, 6 November 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Lakukan Monev ke SPBU (foto: ist)

Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Lakukan Monev ke SPBU (foto: ist)

Sumenep, NOLESA.com – Melalui Bagian Perekonomian dan SDA Sekretariat Daerah Kabupaten Sumenep, Pemerintah Kabupaten Sumenep melakukan monitoring dan evaluasi (monev) ke sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).

Dalam melakukan Monev ke SPBU, Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep bersama Polres dan Pertamina Patra Niaga Jatim.

Kepala Bagian Perekonomian dan SDA Setkab Sumenep Dadang Dedy Iskandar mengatakan, kegiatan itu dilakukan untuk memastikan penyaluran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi seperti pertalite dan solar tepat sasaran. Termasuk untuk mengecek progres pendaftaran barcode.

Dadang menuturkan, monev SPBU merupakan agenda rutin untuk memastikan BBM subsidi didistribusikan sesuai dengan aturan.

Baca Juga :  Pembinaan Khusus bagi Kafilah Sumenep Segera Dilaksanakan

”Ini untuk mengetahui penyaluran BBM bersubsidi solar dan pertalite tepat sasaran. Juga agar menghindari pelanggaran-pelanggaran oleh SPBU,” katanya.

Ia menjelaskan , dalam monev yang dilakukannya itu sekaligus untuk mengecek penggunaan barcode saat membeli BBM bersubsidi di SPBU.

”Termasuk untuk mengetahui progres pendaftaran pembelian BBM menggunakan barcode,” ujar Dadang.

Baca Juga :  Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Tahap Kedua untuk Korban Bencana Puting Beliung

Pihaknya berharap, SPBU di Sumenep mengikuti aturan, baik berkenaan dengan penggunaan barcode maupun aturan lainnya.

”Saya harap SPBU tepat sasaran dalam mendistribusikan BBM bersubsidi,” ujarnya.

Dadang menambahkan, masyarakat tidak perlu khawatir berkenaan dengan ketersediaan BBM bersubsidi karena kuotanya sangat banyak.

”Untuk stok BBM bersubsidi masih aman di kisaran mendekati 80 persen,” tandasnya.

Penulis : Rusydiyono

Editor : Ahmad Farisi

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB