Tabungan Pelajar BPRS Bhakti Sumekar di Kangean Tembus Rp500 Juta, Literasi Keuangan Syariah Kian Menguat

Redaksi Nolesa

Minggu, 19 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Petugas dari BPRS Bhakti Sumekar melayani siswa-siswi buka tabungan langsung di sekolah (foto: IST)

Petugas dari BPRS Bhakti Sumekar melayani siswa-siswi buka tabungan langsung di sekolah (foto: IST)

SUMENEP, NOLESA.COM – Budaya menabung di kalangan pelajar wilayah kepulauan terus menunjukkan perkembangan positif. Melalui Program Simpanan Pelajar (SIMPEL), BPRS Bhakti Sumekar (Perseroda) berhasil menghimpun dana tabungan siswa di Kecamatan Arjasa, Kepulauan Kangean, hingga sekitar Rp500 juta per April 2026.

Pencapaian tersebut menjadi bukti meningkatnya kesadaran pelajar dalam mengelola keuangan sejak dini, sekaligus menunjukkan semakin luasnya jangkauan edukasi literasi keuangan syariah yang dilakukan BPRS Bhakti Sumekar di wilayah kepulauan.

Kepala Cabang BPRS Bhakti Sumekar Arjasa, Rahmat Hidayat, mengatakan pertumbuhan dana tabungan pelajar tidak lepas dari bertambahnya sekolah yang menjalin kemitraan melalui program SIMPEL.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Progresnya banyak. Sudah ada beberapa sekolah yang bekerja sama dengan kami dalam program SIMPEL,” ujarnya.

Rahmat menjelaskan, layanan SIMPEL dijalankan melalui dua skema, yakni tabungan kolektif yang difasilitasi sekolah dan tabungan perorangan. Untuk sistem kolektif, pihak sekolah mengoordinasikan penghimpunan tabungan siswa, sementara petugas BPRS Bhakti Sumekar secara rutin mendatangi sekolah untuk mengambil setoran.

Baca Juga :  Setelah Indonesia, G20 tahun Depan di India

“Kolektif berdasarkan jarak, kami jemput setiap minggu di sekolah, difasilitasi oleh pihak sekolah,” katanya.

Menurutnya, layanan jemput tabungan menjadi solusi yang efektif bagi masyarakat di wilayah kepulauan. Dengan kondisi geografis Kangean yang tersebar di sejumlah pulau, siswa tidak perlu datang ke kantor cabang untuk menabung sehingga kebiasaan menyisihkan uang dapat terus dibangun tanpa terkendala jarak.

Untuk memperluas manfaat program tersebut, BPRS Bhakti Sumekar terus menjalin kerja sama dengan lebih banyak lembaga pendidikan di wilayah Kangean.

“Kami masih terus berupaya untuk meluaskan kerja sama dengan sekolah-sekolah di wilayah Kangean,” tuturnya.

Baca Juga :  Deteksi Sejak Awal, Puskesmas Moncek Rutin Lakukan Pemeriksaan Kesehatan Siswa

SIMPEL merupakan produk tabungan yang ditujukan bagi peserta didik mulai jenjang PAUD hingga SMA/sederajat. Selain menjadi sarana menabung, produk ini dirancang untuk menanamkan kebiasaan mengelola keuangan secara bijak sejak usia dini.

Produk tersebut menawarkan berbagai kemudahan, seperti setoran awal hanya Rp10 ribu, bebas biaya administrasi bulanan, bonus tabungan yang langsung masuk ke rekening, serta layanan setor dan tarik tabungan yang fleksibel sesuai ketentuan. BPRS Bhakti Sumekar juga menyediakan layanan jemput tabungan, termasuk bagi sekolah-sekolah di wilayah kepulauan.

Sementara itu, Direktur Utama BPRS Bhakti Sumekar, Hairil Fajar, mengatakan penguatan program BBS Sekolah menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam memperluas literasi keuangan syariah di lingkungan pendidikan.

Saat ini, BPRS Bhakti Sumekar didukung 31 kantor cabang dan kantor kas untuk memperluas jangkauan layanan. Hingga akhir 2026, perusahaan menargetkan sedikitnya 90 sekolah menjadi mitra program BBS Sekolah.

Baca Juga :  Money Follows Program Jadi Strategi Efektif Tekan Kemiskinan dan Pacu Ekonomi Sumenep

“Target kami jelas, setiap jaringan kantor minimal mampu menjalin kerja sama dengan tiga lembaga pendidikan setiap tahun. Dengan pola ini, pencapaian target 90 sekolah pada tahun 2026 menjadi semakin realistis,” ujar Hairil.

Ia menambahkan, evaluasi program akan terus dilakukan secara berkala, termasuk mengoptimalkan peran petugas lapangan dalam mendampingi sekolah-sekolah mitra. Langkah tersebut diharapkan mampu memperluas pemanfaatan layanan perbankan syariah, termasuk penggunaan platform digital BBS Mobile, di lingkungan pendidikan.

“Selain mengandalkan jaringan kantor, perusahaan turut mengoptimalkan peran petugas lapangan untuk melakukan pendampingan secara berkelanjutan kepada sekolah-sekolah yang menjadi mitra program,” pungkasnya. (*)

Penulis : Wail Arrifqi

Berita Terkait

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026
Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren
Bupati Sumenep Sebut Santri Punya Peran Penting dalam Politik dan Pemerintahan
Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as
Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau
Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas
HSN 2026, Bupati Sumenep Dorong Santri Jadi Wirausaha Muda dan Penggerak Ekonomi Daerah
Ilkom UNPAM Perkuat Komunikasi Digital Bank Sampah Sentosa

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 21:19 WIB

Kopi Surga PC ISNU Sumenep, Sajikan Kopi Gratis di Malam Puncak HSN 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 07:00 WIB

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Kamis, 22 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Bupati Fauzi Pastikan Sembilan Nelayan Sumenep Dipulangkan ke Pulau Ra’as

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:59 WIB

Panglima Santri Nusantara Pimpin Apel HSN Ponpes Dar el Hikmah Riau

Kamis, 22 Oktober 2026 - 16:43 WIB

Bupati Bangkalan Ajak Santri Berkontribusi Menuju Indonesia Emas

Berita Terbaru

Bupati Fauzi saat diwawancarai usai apel HSN 2026 (Foto: NOLESA.COM)

Daerah

Bupati Sumenep Terus Perkuat Kolaborasi dengan Pesantren

Jumat, 23 Okt 2026 - 07:00 WIB