Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa

Redaksi Nolesa

Selasa, 13 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Para jemaah mendengarkan khotbah  sholat istisqa (Foto: Istimewa)

Para jemaah mendengarkan khotbah sholat istisqa (Foto: Istimewa)

SUMENEP, NOLESA.COM – Menghadapi kemarau panjang yang memicu krisis air bersih, ratusan warga Desa Masalima, Kecamatan Masalembu, Kabupaten Sumenep, menggelar sholat istisqa di Balai Kebudayaan Taman Polay, Minggu kemarin, 11 Oktober 2026.

Ibadah tersebut dilakukan sebagai bentuk ikhtiar memohon turunnya hujan di tengah kekeringan yang belum berakhir.

Sholat istisqa itu diikuti berbagai elemen masyarakat, mulai dari petani, nelayan, ibu rumah tangga, anggota TNI dan Polri, hingga anggota legislatif.

Kekeringan yang melanda wilayah tersebut tidak hanya menyulitkan warga mendapatkan air bersih, tetapi juga berdampak pada aktivitas ekonomi masyarakat.

Anggota DPRD Sumenep, Darul Hasyim Fath, mengatakan pelaksanaan salat istisqa merupakan salah satu upaya masyarakat untuk menghadapi kondisi kemarau yang berkepanjangan.

Menurutnya, minimnya curah hujan membuat warga Masalembu perlu melakukan ikhtiar spiritual dengan memohon kepada Tuhan agar hujan segera turun.

“Lama tidak turun hujan, sehingga kekeringan melanda di daerah kita, di Masalembu, sehingga perlu kita melaksanakan salat ini (istisqa),” kata Darul.

Baca Juga :  Meriahkan Muharram 1446 H, Bupati Sumenep Kembali Hadirkan Majelis Sholawat At-Taufiq

Politikus PDI Perjuangan tersebut menjelaskan, dampak kekeringan dirasakan oleh sejumlah sektor, terutama pertanian, peternakan, dan perikanan.

Petani menghadapi kesulitan dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, sementara peternak membutuhkan pasokan air untuk menjaga ketersediaan air bagi hewan ternak.

Di sektor perikanan, kondisi tersebut juga menjadi tantangan bagi nelayan yang mengalami penurunan hasil tangkapan. Situasi ini semakin menambah beban masyarakat yang menggantungkan penghasilan dari sektor-sektor tersebut.

Baca Juga :  223 Orang Ikut Tes Seleksi Pegawai BLUD RSUD Sumenep, Bupati Achmad Fauzi Menginginkan yang Seperti ini

Darul yang merupakan Ketua Komisi I DPRD Sumenep itu menilai, kemarau yang berlangsung lama menjadi momentum bagi masyarakat untuk meningkatkan doa dan memohon pertolongan Tuhan agar kondisi segera membaik.

“Ketika kekeringan terjadi berkepanjangan, sudah sepatutnya kami menengadahkan tangan, meminta rida Tuhan,” ujarnya.

Ia berharap hujan segera mengguyur wilayah Masalembu sehingga kebutuhan air bersih masyarakat dapat terpenuhi. Dengan demikian, kegiatan pertanian, peternakan, perikanan, serta aktivitas ekonomi warga diharapkan dapat kembali berjalan normal. (yon/ra)

Berita Terkait

Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah
Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG
Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah
Persoalan Aturan Jarak Toko Kelontong, KMY Minta Kepastian Hukum dan Perlindungan UMKM
Wabup Sumenep Minta Kepala Sekolah Seimbangkan Kemajuan Teknologi dan Pendidikan Karakter
Bupati Sumenep Perjuangkan Nasib Nelayan Raas yang Diamankan di Australia
Bupati Fauzi Dorong Pembinaan Sepak Bola Berkelanjutan Lewat AF Sport U-17
Pemkab Sumenep Dorong Pemutakhiran Data Kependudukan dan Aktivasi IKD

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Berharap Hujan Segera Turun, Warga Masalembu Gelar Sholat Istisqa

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:34 WIB

Semarak Hari Santri 2026, DRT Gemar Bersholawat Gelar Festival Banjari Berhadiah Jutaan Rupiah

Selasa, 13 Oktober 2026 - 15:04 WIB

Pemkab Bangkalan Evaluasi Fasilitas Puskesmas Kamal dan Percepat Program PKG

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:08 WIB

Sambut Hari Santri dan Hari Jadi Sumenep, ASN dan PPPK Gelar Pembacaan Al-Waqi’ah

Senin, 12 Oktober 2026 - 15:10 WIB

Persoalan Aturan Jarak Toko Kelontong, KMY Minta Kepastian Hukum dan Perlindungan UMKM

Berita Terbaru