DPRD Sumenep Minta Kinerja Pejabat Baru Dievaluasi, Ini Alasannya

Redaksi Nolesa

Rabu, 16 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hairul Anwar Anggota Komisi I DPRD Sumenep (foto: humas DPRD Sumenep)

Hairul Anwar Anggota Komisi I DPRD Sumenep (foto: humas DPRD Sumenep)

SUMENEP, NOLESA.COM – Anggota Komisi I DPRD Kabupaten Sumenep, Hairul Anwar, meminta kinerja empat pejabat pimpinan tinggi pratama (JPTP) yang baru dilantik dievaluasi dalam beberapa bulan ke depan.

Menurut Hairul, pengisian empat jabatan yang sebelumnya kosong tersebut telah dilakukan sesuai prosedur. Namun, proses pelantikan harus dilanjutkan dengan pengukuran dan evaluasi kinerja.

Empat jabatan tersebut resmi terisi setelah pejabat yang ditetapkan sebagai pimpinan perangkat daerah dilantik dan disumpah pada Jumat (4/9/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Idealnya ya harus diukur, diuji dan dievaluasi enam bulan ke depan misalnya. Seperti apa kinerjanya, kepuasan masyarakat dan hasilnya bagaimana itu harus diuji dulu. Terutama yang baru naik jabatan,” kata Hairul, Rabu, 16 September 2026.

Baca Juga :  Inilah Balai Nikah Gratis yang Disiapkan Bupati Sumenep di Mall Pelayanan Publik

Ia mengatakan, evaluasi diperlukan untuk melihat kemampuan pejabat dalam menjalankan tugas sekaligus mengukur dampaknya terhadap pelayanan kepada masyarakat.

Masa evaluasi juga dinilai penting untuk memastikan pejabat yang ditempatkan mampu menjalankan tanggung jawab sesuai kompetensi dan bidang tugasnya.

Hairul meminta pejabat yang baru menduduki jabatan segera beradaptasi dengan lingkungan kerja serta memahami tugas dan fungsi organisasi perangkat daerah yang dipimpinnya.

Baca Juga :  Bawa-Bawa Agama dalam Pembubaran PBAK UIN SUKA 2022, Korpus Forsemashi Sebut Prof. Al Makin Rektor Otoriter

“Jadi biar orang yang tepat di tempat yang tepat. Istilahnya dalam ilmu manajemen itu right man on the right place,” tuturnya.

Ia menegaskan, pengisian jabatan di lingkungan OPD tidak boleh berhenti sebagai formalitas administratif. Kinerja pejabat setelah menduduki jabatan harus menjadi bagian dari penilaian.

“Jangan sampai pengisian jabatan ini hanya formalitas saja, tetapi harus benar-benar dilihat hasil kerjanya setelah menduduki jabatan tersebut,” tegasnya.

Lebih lanjut, Hairul berharap sistem merit di lingkungan Pemkab Sumenep terus diperkuat. Proses pengisian jabatan, kata dia, perlu dilakukan secara transparan, objektif dan berbasis kompetensi serta diikuti evaluasi kinerja secara berkala.

Baca Juga :  Mas Tamam Bocorkan Empat Hal yang Membuat Bangsa Bersatu

Menurutnya, meritokrasi tidak hanya dilihat dari proses seseorang memperoleh jabatan, tetapi juga dari kemampuan membuktikan kompetensi dan hasil kerja setelah dipercaya memimpin OPD.

“Harapannya meritokrasi ini benar-benar ideal, jadi bukan hanya orangnya yang sesuai secara administratif, tetapi kompetensi, kinerja dan hasilnya juga harus sesuai dengan jabatan yang diberikan,” pungkasnya. (yon/ra)

Berita Terkait

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa
Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan
Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep
Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru
Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan
Novita Hardini Minta Rencana Ekspor Satu Pintu Dikaji Agar Tak Ganggu Industri
Wabup Sumenep Dorong MEC Jadi Ruang Pelestarian Budaya
Gus Muhaimin Dorong Lulusan Universitas Ibrahimy Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 September 2026 - 07:05 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Kamis, 24 September 2026 - 14:17 WIB

Festival Tani Ganding 2026 Didorong Jadi Percontohan di Sumenep

Kamis, 24 September 2026 - 13:37 WIB

Said Abdullah: Evaluasi UU P2SK Perlu Didahulukan Sebelum Regulasi Baru

Kamis, 24 September 2026 - 13:28 WIB

Hari Tani Nasional 2026: Menguatkan Pertanian, Meneguhkan Swasembada Pangan

Berita Terbaru

Wabup Bangkalan Moch. Fauzan Ja’far memimpin rakor pemenuhan titik usulan listrik desa (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Bangkalan Matangkan Usulan Titik Listrik Desa

Jumat, 25 Sep 2026 - 13:23 WIB

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan (Foto: Istimewa)

Daerah

Pemkab Sumenep dan Blitar Jalin Kerja Sama Pembangunan

Jumat, 25 Sep 2026 - 07:05 WIB