SUMENEP, NOLESA.COM – Keberhasilan pembangunan daerah tidak hanya ditentukan oleh pemerintah. Peran aktif masyarakat juga dibutuhkan agar berbagai fasilitas dan infrastruktur yang telah dibangun dapat terus memberikan manfaat dalam jangka panjang.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Sumenep, Dr. Ir. Arif Firmanto, menekankan pentingnya semangat gotong royong antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga keberlanjutan pembangunan.
Menurut Kaban Arif, pemerintah memiliki tanggung jawab dalam merencanakan dan melaksanakan pembangunan. Namun, setelah fasilitas publik tersedia, masyarakat juga memiliki peran penting untuk menjaga, merawat, serta memanfaatkannya secara bertanggung jawab.
“Semangat gotong royong ini bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat,” kata Arif.
Ia menjelaskan, keterlibatan masyarakat dapat dimulai dari hal sederhana, yakni memiliki rasa tanggung jawab terhadap berbagai fasilitas yang telah dibangun di lingkungan masing-masing.
Fasilitas dan infrastruktur yang dibangun pemerintah pada dasarnya merupakan sarana untuk memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas kehidupan warga. Karena itu, keberadaannya perlu dijaga agar tetap berfungsi dan dapat dimanfaatkan secara optimal.
“Ketika sudah dibangun pemerintah, masyarakat juga harus ikut menjaga dan merasa memiliki. Ini bagian dari gotong royong,” ujarnya.
Arif menilai, rasa memiliki terhadap hasil pembangunan menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan fasilitas publik. Tanpa kepedulian masyarakat, fasilitas yang telah dibangun berpotensi mengalami kerusakan lebih cepat atau tidak dapat dimanfaatkan secara maksimal.
Di sisi lain, masyarakat juga memiliki peran dalam mengawasi pemanfaatan fasilitas publik di lingkungan masing-masing. Pengawasan tersebut dapat menjadi bagian dari keterlibatan warga dalam memastikan pembangunan memberikan manfaat sesuai dengan tujuan awal.
Menurut Arif, sinergi antara pemerintah dan masyarakat akan membuat dampak pembangunan lebih kuat. Pemerintah berperan dalam perencanaan dan penyediaan pembangunan, sedangkan masyarakat ikut menjaga, memanfaatkan, dan mengawasi hasil pembangunan.
“Kalau pemerintah dan masyarakat bersama-sama menjaga, manfaat pembangunan bisa dirasakan lebih lama,” pungkasnya. (yon/ra)






